2/14/2013
2/12/2013
Teh Manis
02.50 malam, Aku
terjaga dari tidur malamku, rasa dingin membangunkan lelapku… disampingku
seorang wanita yang kucintai tertidur dengan tenang, dia tidak mempedulikan
kentutku yang nyaring memecah malam… setidaknya untuk beberapa saat, 10 detik
kemudian dia menarik kain selimut untuk menutup hidung sekaligus mukanya.
“Maapkan aku telah membuat dirimu tersiksa” bisikku tepat di
daun telinganya.
“buk..!” tinjunya melayang tepat di hidungku, aku terjerembab kemudian tidak
sadarkan diri…
03.00 Malam ini
begitu syahdu, aku menunaikan sholat malamku, kemudian mengadu kepada
Tuhan, tentang nasibku, setelah aku menangis mencoba merayu-Nya…. semoga tidak
membuat diri-Nya bosan.. karena tiap hari yang ku adukan kepada-Nya hanya
masalah itu saja… kapan aku bisa “kaya
raya dan jadi seorang penyanyi dangdut”, sangat klasik…
03.30, setelah selesai Sholat malam….
Angin malam yang telah berdosa
membangunkanku secara sengaja masih keukeuh
membisikan rasa dingin menghujam kulit, membuat cuping hidungku terasa geli…
“Haaattcccihhhh…!!!”
“Berisik…!!!”
Alhamdulilah bersin ku membuat istriku terjaga… :D
“Say… bikinin teh dong, dingin nih…” aku
merayunya, kesempatan ini tidak kusia-siakan, tanggung sudah membuatnya terbangun…
kucoba tersenyum untuk membuat hatinya luluh… wanita itu hanya menjambak
rambutku dan kembali tertidur…
“Aaaaahhh…. bikin sendiri, masih
ngantuk…”
Sebagai suami yang baik aku tidak
ingin wanita yang sangat kucintai ini merasa terganggu dari kesempatan beristirahat
malam untuk kedua kalinya, kasihan dia terlalu lelah bekerja banting tulang beres-beres
rumah, dan menjaga anak-anak ku dari pagi sampe petang, Aku kembali turun dari
peraduan dan membuat teh sendiri.
15 menit kemudian….
“EHM… SAY, GULANYA BERAPA
SENDOK…?!!” dengan nada putus asa…
“DZIGH…!!!”
Akhirnya kunikmati teh hangat ini
dengan perasaan ingin muntah, karena terlalu manis… tapi ini lebih baik
daripada ingin buang air besar, mana dingin lagi.
Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
04. 45 Usai sholat subuh…
Mataku memandang layar monitor 17
Inc, sementara tanganku mencoba mengetik huruf demi huruf, bersusah payah
membuat kata, merangkainya menjadi kalimat indah… tentang malam, tentang angin
dan teh manis, meski akhirnya…
“ADUUHH… SAYAAAANG KENAPA TIDUR
DISITU, BANGUN..!!! UDAH SIANG, MAU
BERANGKAT KERJA JAM BERAPA?!!!”
“APAA…!!!” aku buru-buru salto
diudara dari meja komputerku… kekamar mandi, mencelupkan kepalaku kedalam ember
beberapa detik, membiarkan air membasahi rambut dan sebagian kulit kepalaku, that its… hanya itu yang bisa aku
lakukan, mudah, cepat, dan membuatku sedikit terhindar dari rasa dingin…
06.20 Aku terkutuk… kenapa harus bangun kesiangan… dunia sungguh
kejam, sungguh tidak adil kenapa tidak membiarkanku tetap terjaga, aku meratapi
nasib sambil mengerahkan segenap ilmu kanuraganku mengayuh sepedah balap warna
merah, menuju setasiun kereta api…
Setasiun sudah sepi, aku
terlambat, dasar kereta tidak punya prikekaryawanan…
!!! pernahkah aku meninggalkanmu saat aku tiba lebih dulu?, kenapa saat kau
tiba lebih dulu tidak mau bersabar menunggu kedatanganku…. Padahal hanya lima
menit, lima menit saja kalau kau mau menunggu, aku berlutut dan merentangkan
kedua tanganku lebar, berharap ada hujan supaya semakin terlihat dramatis…
tiba-tiba saja nyanyian seorang pengamen
dari seberang rel terdengar, suaranya serak seperti bebek, bebek yang meledek
kebodohanku, suaranya fales…
“Sendiri sendiri ku diam, diam dan merenung
Merenungkan jalan yang kan membawaku pergi
Pergi tuk menjauh, menjauh darimu
Darimu yang mulai berhenti, berhenti mencoba
Mencoba bertahan, bertahan untuk terus bersamaku
Merenungkan jalan yang kan membawaku pergi
Pergi tuk menjauh, menjauh darimu
Darimu yang mulai berhenti, berhenti mencoba
Mencoba bertahan, bertahan untuk terus bersamaku
DIAAAAAAMMMM…. !!!!, aku menjerit
keras… dalam hatiku, ingin rasanya ku hentikan nyanyiannya yang berusaha serak
namum fales, ingin kurampas gitar bulukannya, membawanya pulang kemudian ku
jual ke tukang loak, lalu uangnya aku sodakohkan ke mesjid saat solat jum’at…
sayang aku tidak berani melakukannya…
Ku
berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu
Bayangkan bayangkan ku hilang, hilang tak kembali
Kembali untuk mempertanyakan lagi cinta
Cintamu yang mungkin, mungkin tak berarti
Berarti untukku rindukan
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu
Bayangkan bayangkan ku hilang, hilang tak kembali
Kembali untuk mempertanyakan lagi cinta
Cintamu yang mungkin, mungkin tak berarti
Berarti untukku rindukan
Suaranya
semakin melengking, dengan penghayatan seperti seorang Cakra Khan yang sedang
manggung di depan ribuan penonton… bedanya dia fales, ciyus… :(
Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu
Kini harusnya kita coba saling melupakan
Lupakan kita pernah bersama
Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu
Kini harusnya kita coba saling melupakan
Lupakan kita pernah bersama
Dia mulai
ada maunya, tangannya berhenti bermain gitar mengambil sesuatu dari kantong
belakang celana pencilnya, sambil membawa bungkus permen berisi uang receh dia berjalan
menyodorkan bungkusan itu padaku mulutnya tetap tidak berhenti bernyanyi…
Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu”
Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu”
“Teuing
ah…!!” kataku sambil berlalu.
Khusuk
Apakah air mata ini akan ada artinya dihadapanmu… setelah
beberapa kali aku mengulangi kesalahan yang sama, lalai dan lupa, khilaf dan juga
malas.
Aku masih mengeja kata khusuk dengan terbata – bata, aku
masih membangun istiqomah dengan pasir tanpa air hingga mudah luruh terkoyak
angin…
Airmata ini tidak
pernah ku tampung dalam danau tapi sudah
menganak sungai kelautan… betapa banyak kesalahan yang ku perbuat dan terus
ku ulangi tiap detik dan menitnya, tiap jam dan harinya, tiap minggu dan bertahun
tahun lamanya, aku bersyukur engkau masih memberikan diriku waktu untuk
bertobat… meski aku juga selalu menunda nunda kesempatan itu…
Usiaku terus bertambah menuju matahari terbenam, semakin
senja, semakin mendekati maut… aku masih tetap bebal..! dalam kebodohan, apa ruginya merendahkan diriku
dihadapanmu, bersujud, bersujud dan bersujud… dan apa ruginya untuk mu jika
saja hari ini kau cabut nyawaku tanpa alasan…
Kumohon jadikan satu
tetes air mata ku ini alasan dirimu untuk tidak mencabut nyawaku detik ini, aku
masih menikmati malam ini membaca surat cinta dalam kitabmu yang sudah lama ku simpan
rapi, aku masih menikmati hening ini dengan sholat malam yang sudah lama aku
tinggalkan…
Ampunilah dosaku …
2/07/2013
Kreasi lukisan tangan yang seperti nyata

Spoilerfor Tangan yang dilukis seperti gajah dengan gading dan belalai:

Spoilerfor wah mirip sekali kan dengan angsa:

Spoilerfor elang mengepakkan sayapnya:

Spoilerfor burung atau angsa jenis apa ini:

Spoilerfor hem burung terbang ke angkasa:

Spoilerfor burung elang yang gagah:

Spoilerfor anjing dalmation keren ya:

Spoilerfor anjing guk guk guk:

Spoilerfor buaya, ngeri melihatnya, tangannya jadi berkulit seperti buaya gitu gan:

Spoilerfor telalai gajah yang panjang:

Spoilerfor macan si kucing besar:

Spoilerfor macan si kucing besar:

Spoilerfor hohoho mirip zebra ya:

SUMBER
Ditemukan Piramida Raksasa di Bawah Segitiga Bermuda
Jika
bicara tentang ukuran, piramida ini lebih besar skalanya dibandingkan
dengan piramida Mesir kuno yang ada di darat. Di atas piramida terdapat
dua buah lubang yang sangat besar, air laut dengan kecepatan tinggi
melalui kedua lubang ini, dan oleh karena itu menggulung ombak yang
mengamuk dengan membentuk pusaran raksasa yang membuat perairan
disekitar ini menimbulkan ombak yang dahsyat menggelora dan halimun pada
permukaan laut. Penemuan terbaru ini membuat para ilmuwan takjub.
Bagaimanakah
orang dulu membangun piramida dan hidup didasar laut dengan lautnya
yang gemuruh menggelora? Ada beberapa ilmuwan Barat yang berpendapat
bahwa Piramida di dasar laut ini mungkin awalnya dibuat diatas daratan,
lalu terjadi gempa bumi yang dahsyat, dan tenggelam ke dasar laut
seiring dengan perubahan di darat. Ilmuwan lainnya berpendapat bahwa
beberapa ratus tahun yang silam perairan di area Segitiga Bermuda
mungkin pernah sebagai salah satu landasan aktivitas bangsa Atlantis,
dan Piramida di dasar laut tersebut mungkin sebuah gudang pemasokan
mereka.
Ada juga yang curiga bahwa Piramida mungkin sebuah tanah
suci yang khusus dilindungi oleh bangsa Atlantis pada tempat yang
mempunyai sejenis kekuatan dan sifat khas energi kosmosnya, dia
(Piramida) bisa menarik dan mengumpulkan sinar kosmos, medan energi atau
energi gelombang lain yang belum diketahui.dan struktur pada bagian
dalamnya mungkin adalah resonansi gelombang mikro, yang memiliki efek
terhadap suatu benda dan menghimpun sumber energi lainnya.
Benarkah
demikian? Master Li Hongzhi dalam buku Zhuan Falun mempunyai penjelasan
tentang penemuan peradaban prasejarah sebagai berikut ;
“Di atas
bumi ada benua Asia, Eropa, Amerika Selatan, Amerika Utara, Oceania,
Afrika dan benua Antartika, yang oleh ilmuwan geologi secara umum
disebut ‘lempeng kontinental’. Sejak terbentuknya lempeng kontinental
sampai seakrang, sudah ada sejarah puluhan juta tahun. Dapat dikatakan
pula bahwa banyak daratan berasal dari dasar laut yang naik ke atas, ada
juga banyak daratan yang tenggelam ke dasar laut, sejak kondisi ini
stabil sampai keadaan sekarang , sudah bersejarah puluhan juta tahun.
Namun
dibanyak dasar laut, telah ditemukan sejumlah bangunan yang tinggi
besar dengan pahatan yang sangat indah, dan bukan berasal dari warisan
budaya umat manusia modern, jadi pasti bangunan yang telah dibuat
sebelum ia tenggelam ke dasar laut.” Dipandang dari sudut ini, misteri
asal mula Piramida dasar laut ini sudah dapat dipecahkan.
Film-Film Hollywood Versi Bahasa Sunda
a. Saving Private Ryan - Nulungan si Rian
b. Enemy At The Gate - Musuh Ngajedog di Pager
c. Die Hard - Teu Paeh-Paeh
d. Die Hard II - Can Paeh Keneh
e. Die Hard III With A Vengeance - Nya'an euy Hese Pisan Paehna
f. Bad Boys - budag bedegong
g. Rocky - Osok Neunggeulan Batur
h. Rain Man - Lalaki Cicing di Bogor
i. Here's Something About Marry - Ari Ceu Meri Teh Kunaon?
j. Mission Impossible - Moal Bisa
k. Titanic - Tilelep
l. Paycheck - Nganjuk Heula
m. Reign of Fire - Beubeuleuman
n. Original Sin - Tara Ka Mesjid
o. Sleepless In Seattle - Cenghar Di Ciateul
p. Silence of The Lambs - Embe Pundung
q. Ghost - Jurig Kasep
r. Bad Boys - Budak Baong
s. Are We There Yet? - Lila Teuing Nepina Euy?
t. Home Alone - Tinggaleun
u. Casablanca - Mengkol Ti Sudirman
v. Gone In Sixty Seconds - Indit Siah Kaditu!
w. The Awakening - Hudang Sare
x. After The Sunset - Tereh Maghrib
b. Enemy At The Gate - Musuh Ngajedog di Pager
c. Die Hard - Teu Paeh-Paeh
d. Die Hard II - Can Paeh Keneh
e. Die Hard III With A Vengeance - Nya'an euy Hese Pisan Paehna
f. Bad Boys - budag bedegong
g. Rocky - Osok Neunggeulan Batur
h. Rain Man - Lalaki Cicing di Bogor
i. Here's Something About Marry - Ari Ceu Meri Teh Kunaon?
j. Mission Impossible - Moal Bisa
k. Titanic - Tilelep
l. Paycheck - Nganjuk Heula
m. Reign of Fire - Beubeuleuman
n. Original Sin - Tara Ka Mesjid
o. Sleepless In Seattle - Cenghar Di Ciateul
p. Silence of The Lambs - Embe Pundung
q. Ghost - Jurig Kasep
r. Bad Boys - Budak Baong
s. Are We There Yet? - Lila Teuing Nepina Euy?
t. Home Alone - Tinggaleun
u. Casablanca - Mengkol Ti Sudirman
v. Gone In Sixty Seconds - Indit Siah Kaditu!
w. The Awakening - Hudang Sare
x. After The Sunset - Tereh Maghrib
Langganan:
Postingan (Atom)